<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>GKII di Tanah Papua&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com</link>
	<description>Transformasi Dunia Dengan Kuasa Kristus Yang Bangkit</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2012 09:07:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gkiiwilayahpapua.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>GKII di Tanah Papua&#039;s Weblog</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/osd.xml" title="GKII di Tanah Papua&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Good Idea Vs God&#8217;s Idea</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/14/good-idea-vs-gods-idea/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/14/good-idea-vs-gods-idea/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 09:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Yesaya 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 39; Kisah Para Rasul 11; Keluaran 27-28 Dalam kehidupan, tidak jarang kita dihadapkan dengan begitu banyak pilihan yang sangat menarik. Tawaran pekerjaan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=711&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yesaya 55:8-9<br />
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.</p>
<p>Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 39; Kisah Para Rasul 11; Keluaran 27-28</p>
<p>Dalam kehidupan, tidak jarang kita dihadapkan dengan begitu banyak pilihan yang sangat menarik. Tawaran pekerjaan di tempat baru, melanjutkan pendidikan di luar negeri, kesempatan melayani, menemukan pasangan hidup yang sepadan dan masih banyak lagi lainnya. Setiap pilihan selalu mengandung resiko dan menuntut komitmen. Ketika kita dihadapkan dengan begitu banyak ide-ide yang baik, kita membutuhkan hikmat Tuhan agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan. Diperlukan prioritas yang tepat dalam menentukan pilihan.</p>
<p>Alkitab mengatakan bahwa seringkali rancangan Tuhan dan jalan Tuhan itu berbeda jauh dengan rancangan dan jalan kita. Dalam hal ini, kita perlu mengetahui dengan jelas apakah isi hati Tuhan bagi kita. Good&#8217;s idea often is not God&#8217;s idea. Seringkali ide-ide yang baik menjadi musuh dari ide-ide yang terbaik. Sebagai Bapa yang baik, Tuhan selalu merencanakan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Pada hari ini, pilihlah dengan bijaksana untuk menjalankan ide-ide dari Tuhan dan bukan berdasarkan hikmat dan pemikiran manusia. Bapa sumber segala hikmat dan pengetahuan akan memberikan kita kreatifitas dan kemampuan untuk melangkah dan berkarya yang terbaik selama kita mengikuti jalan-jalan-Nya yang ajaib. God will make a way. Would you step in?</p>
<p>Segala yang terbaik berasal dari Tuhan, melangkahlah bersama-Nya.</p>
<p>Sumber: Renungan Harian Kita</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/711/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=711&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/14/good-idea-vs-gods-idea/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perampas Sukacita (1)</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/08/perampas-sukacita-1/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/08/perampas-sukacita-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 02:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Perampas Sukacita (1) Ayat bacaan: Mazmur 33:21 ====================== &#8220;Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.&#8221; perampas sukacitaPernahkah anda bertemu dengan orang yang sikapnya berubah secara mendadak menjadi negatif? Saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang seperti ini. Tadinya periang, suka senyum dan menyenangkan, tapi tiba-tiba mereka berubah menjadi pemurung, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=708&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perampas Sukacita (1)<br />
Ayat bacaan: Mazmur 33:21<br />
======================<br />
&#8220;Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.&#8221;</p>
<p>perampas sukacitaPernahkah anda bertemu dengan orang yang sikapnya berubah secara mendadak menjadi negatif? Saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang seperti ini. Tadinya periang, suka senyum dan menyenangkan, tapi tiba-tiba mereka berubah menjadi pemurung, menghindar dari orang lain dan pendiam. Kalaupun menjawab hanya seadanya saja dengan singkat. Adda juga yang berubah menjadi pribadi pemarah dengan emosi tak terkontrol. Mereka tidak segan-segan menunjukkan amarahnya di depan orang lain yang bisa terpicu dalam hitungan detik saja. Ada yang menjadi dingin dan kaku. Pendeknya, mereka mengalami perubahan sikap ke arah negatif yang membuat suasana disekitar mereka tiba-tiba menjadi gelap, muram atau bahkan panas. Beberapa dari mereka saya kenal cukup dekat, dan saya sendiri cukup kaget melihat perubahan sikap seperti ini dalam waktu relatif singkat. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Kesimpulan saya dari semua orang yang mengalami ini bermuara pada satu hal: mereka kehilangan sukacita. There are things that can steal your joy, dan itu akan membuat perilaku dan sikap orang bisa langsung berubah dari terang menjadi gelap, bagaikan mendung yang mendadak datang menutupi cerahnya langit.<span id="more-708"></span></p>
<p>Kita hidup di dunia yang sulit. Terkadang dunia itu bisa begitu mengerikan bagaikan penuh dengan ranjau-ranjau yang bisa meledakkan kita dalam setiap langkah. Di dunia yang sulit ini pula kita bertemu dengan orang-orang yang siap membuat kita kehilangan kesabaran dan membuat situasi yang sudah buruk bertambah parah. Lalu bagaimana? Bukankah kita setiap saat harus berhadapan dengan itu semua dan kita ini hanyalah manusia biasa yang terbatas daya tahan dan kesabarannya? Tentu saja. Tetapi ada satu cara yang jitu untuk bisa mengatasi ini semua, dan itu bermuara pada pemahaman kita tentang asal muasal dari sebuah sukacita itu. Apapun penyebabnya, semua itu biasanya berasal dari kekeliruan kita dalam meletakkan atau menumpukan sukacita kita sendiri. Jika kita mendasarkan sukacita kita kepada manusia maka cepat atau lambat kita akan kehilangan sukacita tersebut dari dalam diri kita. Manusia bisa mengecewakan, orang terdekat kita sekalipun pada suatu waktu bisa menyinggung perasaan kita lalu membuat kita terluka, merasa tidak dipeduli, dikhianati dan sebagainya. Tapi dengarlah. Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita. Pemazmur adalah juga manusia seperti kita yang tentu saja tidak luput dari berbagai permasalahan termasuk di dalamnya berhadapan dengan orang-orang sulit yang siap membuat sukacita kita lenyap dari diri kita. Tapi lihatlah bagaimana ia berseru. &#8220;Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.&#8221; (Mazmur 46:2). Tidak hanya dikatakan sebagai tempat perlindungan dan kekuatan dan penolong dalam kesesakan, tapi juga sangat terbukti.</p>
<p>Lantas kemana seharusnya kita menggantungkan sukacita kita? Sebuah sukacita yang sejati itu sesungguhnya berasal dari TUHAN, dan bukan dari manusia, bukan pula tergantung dari situasi, kondisi atau keadaan yang tengah kita alami. Artinya, kita tidak harus menggantungkan kebahagiaan dan kegembiraan dalam hidup kita kepada manusia lain di sekeliling kita, atau pada keadaan kita saat ini, melainkan menggantungkannya kepada Tuhan, Allah kita yang tidak akan pernah mengecewakan anak-anakNya. Ayat berikut ini menyatakan kunci tersebut dengan sangat jelas dan sederhana. &#8220;Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.&#8221; (Mazmur 33:21). Dari sini kita bisa melihat bahwa hati kita bersukacita bukan tergantung dari orang lain atau situasi yang kita hadapi, tapi tergantung dari sejauh mana kita percaya pada Tuhan dan mempercayakanNya sebagai sumber sukacita kita yang sejati. Kita tidak akan pernah bisa menghempang masalah, kita tidak akan bisa menghindari persinggungan dengan orang lain. Masalah boleh hadir, orang-orang yang sulit ini bisa kapan saja hadir di depan hidung kita, tapi sukacita tidak boleh hilang karenanya. Mengapa? Karena sukacita sesungguhnya berasal dari Tuhan, bukan dari orang atau situasi di sekeliling kita.</p>
<p>(bersambung)</p>
<p>Sumber: Renungan Harian Online.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/708/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=708&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/08/perampas-sukacita-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menderita, Perlukah?</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/06/menderita-perlukah/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/06/menderita-perlukah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 03:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Menderita, Perlukah? 2 Korintus 11:30 Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku. Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 33; Kisah Para Rasul 5; Keluaran 15-16 Penderitaan adalah topik yang rumit dalam ke-Kristenan. Pada satu sisi kita sering mendengar bahwa hidup ke-Kristenan adalah hidup penuh kemuliaan laksana anak Raja, penuh kemakmuran dan berkat berlipat-lipat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=697&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menderita, Perlukah?</p>
<p>2 Korintus 11:30</p>
<p>Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.</p>
<p>Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 33; Kisah Para Rasul 5; Keluaran 15-16</p>
<p>Penderitaan adalah topik yang rumit dalam ke-Kristenan. Pada satu sisi kita sering mendengar bahwa hidup ke-Kristenan adalah hidup penuh kemuliaan laksana anak Raja, penuh kemakmuran dan berkat berlipat-lipat. Di satu sisi, kita bahkan mendengar orang-orang yang sengaja menyiksa diri atau hidup dalam kemiskinan ekstrim sebagai bagian dari ibadah.</p>
<p>Alkitab sendiri dengan jelas menyatakan bahwa penderitaan adalah bagian dari hidup kita. Setiap kita tidak menyukai hidup menderita, tapi Allah melihatnya berbeda. Ia justru menghadirkan penderitaan untuk mengajar, mendidik dan mendisiplinkan kita. Ada beberapa penyebab mengapa kita menderita adalah:</p>
<p>•Kita menderita karena dosa. Konsekuensi dosa adalah kesukaran hidup dan penderitaan.</p>
<p>•Kita menderita agar kita belajar untuk taat.</p>
<p>•Kita menderita untuk Kristus. Kita diejek karena iman kita. Kita dikucilkan karena Firman Tuhan yang hendak kita taati. Kita dianiaya pada saat kita hendak menyatakan iman kita. Saat ini kita hidup di dunia, di mana aniaya karena iman, bukanlah hal yang asing lagi.</p>
<p>Penderitaan bukanlah selalu berarti hal yang buruk. Penderitaan jika dilihat dengan perspektif yang benar adalah bagian dari kehidupan kita dalam tuntunan Allah.</p>
<p>Kelemahan dan penderitaan merupakan tenunan tangan Allah untuk menguatkan kita.</p>
<p>Sumber: Renungan Harian Kita</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/697/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=697&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/02/06/menderita-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Network and Teamwork</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/31/network-and-teamwork/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/31/network-and-teamwork/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 00:51:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=695</guid>
		<description><![CDATA[Ayat bacaan: Markus 2:3-4 ===================== &#8220;ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.&#8221; teamworkSaya merasa sangat senang hari ini. Betapa tidak, saya akhirnya menemukan dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=695&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayat bacaan: Markus 2:3-4<br />
=====================<br />
&#8220;ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.&#8221;</p>
<p>teamworkSaya merasa sangat senang hari ini. Betapa tidak, saya akhirnya menemukan dua orang untuk bertugas sebagai kontributor dari luar negeri, satu di negara lain di Asia dan satu di Amerika dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Hal ini buat saya sangatlah besar maknanya, karena saya bisa memperoleh hasil-hasil liputan dari koresponden atau kontributor di luar tanpa saya harus mengeluarkan biaya besar untuk pergi kesana sendiri atau mengirim tim dari negara kita untuk meliput kesana. Hal seperti ini tidak akan bisa tercapai kalau saya menutup diri dari pergaulan dan tidak terus memperluas jaringan atau network. Seperti halnya telepon selular, providernya tidak akan laku kalau daya jangkaunya sempit. Semakin luas, maka semakin besar pula kesempatan untuk dipilih oleh konsumen, karena apalah gunanaya sebuah fasilitas komunikasi apabila area jangkauannya sempit.<span id="more-695"></span></p>
<p>Banyak orang yang cenderung berpikir bahwa mereka sanggup melakukan segala sesuatu sendirian. Mereka sulit percaya orang lain dan mengira bahwa merekalah yang paling hebat dan karenanya tidak membutuhkan kehadiran orang lain. Membangun network di mana di dalamnya terdapat teamwork yang harmonis, baik dan kuat sangatlah penting, karena biar bagaimanapun tidak ada satupun manusia super yang sanggup melakukan segala sesuatunya sendirian. Itu bukan blueprint manusia menurut rancangan Tuhan. Kita diciptakan untuk saling melengkapi dan saling berinteraksi satu sama lain untuk bisa memperoleh hasil yang terbaik. Dengan jelas hal ini bisa kita lihat dari sejarah penciptaan awal manusia. Tuhan secara jelas berkata: &#8220;Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.&#8221; (Kejadian 2:18a). Dalam bahasa Inggrisnya dikatakan: &#8220;It is not good (sufficient, satisfactory) that the man should be alone.&#8221; Terjemahannya kira-kira seperti ini: Tidak baik, tidak cukup, dan tidak akan maksimal kalau manusia itu sendirian. Artinya Tuhan tidak pernah menginginkan manusia untuk berusaha, bekerja atau bahkan hidup sendirian saja, terkucil, tertutup dan terisolasi dari sekitarnya. Dan itu bermakna bahwa selama kita hidup, kita harus bisa memperluas jaringan kita agar kita bisa terus lebih maksimal lagi dalam melakukan segala sesuatu dalam hidup kita.</p>
<p>Mari kita lihat sebuah kisah tentang network dengan teamwork yang baik di dalam Alkitab, yaitu dalam Markus 2:1-12. Pada satu hari Yesus datang lagi ke Kapernaum, dan orang ramai berkerumun mendatangi Dia untuk bertemu. Saking banyaknya orang yang datang, rumah di mana Yesus berada kemudian menjadi penuh sesak hingga dikatakan tidak ada tempat kosong lagi. Yesus pun kemudian memberitakan firman kepada semua yang hadir. Lalu &#8220;ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.&#8221; (ay 3). Keempat orang ini menggotong sahabat mereka dan ingin bertemu dengan Yesus agar sahabat mereka bisa sembuh. Tapi mereka tidak bisa menembus kerumunan yang sedemikian padat. Menyerahkah mereka? Ternyata tidak. Inilah yang mereka lakukan selanjutnya. &#8220;&#8230;mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.&#8221; (ay 4). Melihat kegigihan mereka, Yesus pun kagum. Alkitab mencatatnya seperti ini: &#8220;Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!&#8221; (ay 5). Adalah iman yang membuat mereka mau terus berjuang untuk bisa bertemu dengan Yesus dengan cara apapun. Iman mereka yang kuat membuat mereka tidak bisa dibatasi atau dihalangi oleh kerumunan besar orang. Singkatnya Yesus pun menyembuhkan orang itu. &#8220;Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu! Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: &#8220;Yang begini belum pernah kita lihat.&#8221; (ay 11-12).</p>
<p>Dalam renungan ini marilah kita lihat sosok pribadi orang lumpuh tersebut secara khusus. Pernahkah terpikirkan oleh anda bagaimana sulitnya bagaimana susahnya menggotong seorang lumpuh di atas tilam ke atas atap di tengah kerumunan orang banyak? Pasti sulitnya bukan main. Memanjat sendiri saja susah, ini menggotong orang yang terbaring di atas tilam. Bahkan sekiranya pun mereka pemain sirkus itu masih tetap sulit untuk dilakukan. Jika kita melihat bahwa keempat orang ini mau bersusah payah untuk sahabatnya, kita bisa sampai pada sebuah kesimpulan bahwa orang lumpuh ini tentu merupakan orang yang baik dalam pergaulannya, dan pasti keempat orang itu punya kesan yang dalam atau hubungan yang sangat baik dengan dirinya. Kalau tidak mustahil rasanya keempatnya terbeban untuk menolong dengan harus menempuh cara yang sangat merepotkan bahkan berbahaya. Sekiranya orang lumpuh itu adalah orang yang sombong, saya yakin tidak akan ada orang yang peduli kepadanya, dan dia akan tetap lumpuh. Kita bisa menyimpulkan bahwa si lumpuh adalah orang yang sangat baik di mata temannya, dan dia berhasil membangun sebuah network yang baik.</p>
<p>Kemudian mari kita lihat hal selanjutnya. Untuk menurunkan seseorang dari atap seperti itu diperlukan sebuah proses teamwork yang baik. Mengapa demikian? Karena jelas, untuk menurunkan orang terbaring dengan tali dari atap butuh keseimbangan di setiap sisi agar si lumpuh tidak jungkir balik jatuh ke bawah. Satu saja tidak sinkron, maka bisa dibayangkan apa akibatnya. Bukannya sembuh, si lumpuh malah bisa terbanting dari atap dan menemui ajalnya seketika. sedikitnya ada tiga hal yang bisa kita pelajari dari bagian ini.</p>
<p>* Kesombongan tidak akan pernah membawa manfaat apa-apa selain mendatangkan kerugian pada diri sendiri. &#8220;Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.&#8221; (Amsal 16:18). Tuhan juga mengatakan bahwa pada saatnya nanti orang-orang yang sombong ini akan kena getahnya. &#8220;Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.&#8221; (Yesaya 2:11).Kita harus selalu membina hubungan baik dengan sesama kita dengan tulus. Ada saat dimana kita menolong, ada pula saat ketika kita butuh pertolongan mereka. Kita tidak akan bisa hidup sendirian, dan kesombongan akan merupakan tembok penghalang utama bagi kita untuk bisa memperluas hubungan dengan lebih banyak orang laig.</p>
<p>* Untuk mencapai suatu keberhasilan dibutuhkan kerjasama yang baik dengan orang lain. It takes a good teamwork to succeed. Tidak ada orang yang bisa selalu kuat dan sanggup mengerjakan segala sesuatunya sendirian. Bayangkan jika sebuah gereja hanya terdiri dari satu pendeta tanpa adanya pengerja yang lain. Tanpa diaken, tanpa pengerja, pemusik, tim pendoa dan sebagainya, apa jadinya gereja itu? Sanggupkah satu orang merangkap semuanya itu? Tentu saja tidak.Tanpa kerjasama dengan orang lain maka akan sulit bagi kita untuk mencapai sebuah keberhasilan.</p>
<p>* Dibutuhkan keseimbangan atau balance dalam sebuah proses. Jika kita fokus hanya pada satu titik dan mengabaikan hal-hal lain, hidup tidak akan pernah bisa berjalan dengan baik. Jika anda hanya membaca alkitab tapi tidak bekerja, atau sebaliknya hidup membanting tulang dari kemampuan diri sendiri tanpa ditopang firman Tuhan untuk menguatkan dan membimbing anda, itu tidak akan membawa hasil apa-apa. Jika anda hanya berdoa tanpa melakukan apapun, atau mengabaikan pentingnya doa dan hanya berjuang, itu pun akan sia-sia.</p>
<p>Adalah penting bagi kita untuk membangun teamwork yang solid atau kokoh dan terus memperluas network kita. Tanpa itu semua kita akan stagnan, berjalan di tempat dan tidak akan pernah bisa maju dalam segala hal. Kesombongan, menutup diri atau merasa diri paling hebat haruslah kita tinggalkan secepat mungkin agar kita bisa melakukan hal itu. Menjadi pribadi yang rendah hati, penuh kasih akan membuat kita bisa mengulurkan jabat persahabatan dengan lebih banyak orang tanpa terkecuali dan itu sangatlah menentukan arah kesuksesan kita ke depannya. Belajarlah dari kisah orang lumpuh dengan keempat temannya ini dan jadilah orang-orang yang sukses dengan network luas dan teamwork kuat.</p>
<p>Without extending your network and building a solid teamwork you won&#8217;t go anywhere</p>
<p>Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/695/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=695&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/31/network-and-teamwork/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsumtif vs Rasa Cukup</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/27/konsumtif-vs-rasa-cukup/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/27/konsumtif-vs-rasa-cukup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 05:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[Ayat bacaan: 1 Timotius 6:8 ======================= &#8220;Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.&#8221; rasa cukupSeberapa jauh kita bisa bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki sekarang? Puji Tuhan jika anda termasuk orang yang bersyukur atas segala yang ada pada anda, meski mungkin ada di antara teman-teman yang masih hidup pas-pasan atau sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=693&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayat bacaan: 1 Timotius 6:8<br />
=======================<br />
&#8220;Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.&#8221;</p>
<p>rasa cukupSeberapa jauh kita bisa bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki sekarang? Puji Tuhan jika anda termasuk orang yang bersyukur atas segala yang ada pada anda, meski mungkin ada di antara teman-teman yang masih hidup pas-pasan atau sering disebut orang dengan cukup makan alias pas-pasan. Kenyataannya dunia semakin cenderung mendorong sikap konsumtif untuk keluar. Berbagai iklan menggambarkan seolah-olah kebahagiaan pasti diperoleh jika membeli produknya, bahkan ada pula yang secara tidak langsung atau mungkin terang-terangan bahwa orang yang tidak membeli produknya adalah orang-orang yang ketinggalan jaman, kurang gaul dan sebagainya. Kita terus berusaha memiliki segala-galanya. Tidak pernah ada kata cukup buat kita, dan dengan demikian kita terus mengejar untuk memiliki lebih banyak lagi. Tawaran-tawaran kartu kredit di pusat-pusat perbelanjaan yang mendesak atau memaksa dengan sikap kurang sopan terus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. &#8220;Selamat siang pak, sudah punya kartu kredit dari bank A?&#8221; Jika anda menjawab sudah punya, mereka pun kemudian akan bertanya: &#8220;Pakai kartu kredit apa pak?&#8221; Ini bentuk-bentuk pemaksaan yang terus terang membuat saya cukup risih berhadapan dengan mereka. Ada pula yang menelepon menawarkan fasilitas ini dan itu, seperti yang baru saja saya alami. Bayangkan, saya harus membayar 2 juta rupiah untuk memperoleh fasilitasnya, dan itu ia katakan sebagai hadiah. &#8220;Tidak semua orang loh pak, hanya 30 orang saja, dan ini sudah saya siapkan. Bapak beruntung terpilih untuk memperoleh ini. Sayang lho kalau diambil orang lain. Dikirimnya ke alamat mana?&#8221; Wah, saya cuma geleng-geleng kepala saja mendengar ini dan merasa miris melihat bagaimana dunia terus berubah menjadi semakin materialistis, egois dan konsumtif.<span id="more-693"></span></p>
<p>Ada banyak orang yang berhutang demi memiliki gadget tertentu. Itu bukan karena mereka memerlukannya, tetapi hanya sekedar agar tidak dianggap ketinggalan jaman, miskin atau tidak gaul. Ada yang terpaksa habis-habisan atau bahkan harus melakukan kecurangan agar bisa mengikuti gaya hidup sebuah lingkungan pergaulan kelas atas supaya terlihat hebat. Saya mengenal banyak orang yang punya pandangan seperti ini. Semakin lama kita semakin sulit untuk merasa bersyukur atas segala yang kita miliki, semakin jarang kita mendengar kata cukup diucapkan dengan penuh sukacita. Dunia mengarahkan kita ke pola pikir seperti itu. Karena itulah kita perlu kembali melihat betapa pentingnya sebuah rasa cukup bagi hidup kita. Tuhan tidak ingin kita menjadi orang yang kemaruk dan tidak pernah puas. Tuhan ingin kita menjadi orang yang tahu bersyukur di atas rasa cukup.</p>
<p>Kepada Timotius, Paulus berkata: &#8220;Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.&#8221; (1 Timotius 6:6). Lihatlah bahwa hanya ibadah yang disertai rasa cukuplah yang akan memberi keuntungan besar. Sebaliknya ibadah tidak akan bermakna apa-apa apabila rasa tidak pernah puas terus mewarnai hidup kita sebagai pribadi-pribadi konsumtif yang hanyut dengan arus dunia yang semakin lama semakin buruk. Jika demikian, seberapa jauh sebenarnya kata cukup itu menurut Alkitab? Dari rangkaian ayat dalam 1 Timotius 6 ini kita bisa menemukan jawabannya. &#8220;Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.&#8221; (ay 8). Makanan dan pakaian, keduanya adalah kebutuhan paling mendasar manusia yang seharusnya mendatangkan kata cukup jika sudah dimiliki. Tapi berapa banyak orang yang masih bisa bersyukur kalau cuma memiliki makanan dan pakaian? Kecenderungan manusia adalah kemudian melebarkan kedua kebutuhan vital ini di dalam balutan kemewahan. Makanan seperti apa? Baju merek apa dan gayanya bagaimana atau seharga berapa hingga berapa banyak koleksinya. Sesungguhnya Alkitab sudah mengingatkan kita bahwa setidaknya jika kita masih bisa makan dan tidak harus telanjang, itu artinya kita sudah layak untuk mengucap syukur kepada Tuhan. Jika kita lupa akan hal ini kita tidak akan pernah bisa bersyukur. Lalu rasa tidak puas dan masih kurang akan terus menguasai diri kita. Ayat selanjutnya berkata: &#8220;Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.&#8221; (ay 9). Inilah yang terjadi jika kita membiarkan diri kita untuk selalu mengejar kebutuhan-kebutuhan di luar kebutuhan utama. Karena memburu uang, kita bisa menyimpang dari iman, terjatuh dalam lubang-lubang dosa dan menjadi seorang hamba uang. Karenanya tidak berlebihan jika dikatakan &#8220;cinta akan uang adalah akar segala kejahatan.&#8221; (ay 10).</p>
<p>Saya tidak sedang menganjurkan kepada kita semua untuk menjalani hidup miskin. Tidak. Tuhan pun tidak bermaksud demikian. Apa yang diingatkan Tuhan adalah agar kita tidak menjadi orang-orang konsumtif yang tidak pernah puas, melainkan menjadi orang-orang yang tahu berterimakasih, tahu mengucap syukur atas segala yang telah Tuhan berikan kepada kita. Sekecil apapun, berkat tetaplah berkat yang seharusnya kita ucapkan syukur atasnya. Jika kita melihat ayat 1 Timotius 6:10 diatas, kita bisa melihat bahwa bukanlah &#8220;uang&#8221; nya yang menjadi akar segala kejahatan melainkan &#8220;cinta akan uang&#8221;. Mempertuhankan harta di atas segalanya termasuk di atas Sang Pencipta kita. Dan itulah akar dari segala kejahatan, the root of all evil. Dan Tuhan Yesus sudah mengingatkan kita mengenai bahaya akan hal ini. &#8220;Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.&#8221; (Lukas 16:13, Matius 6:24). Untuk menghindari terjebaknya kita dalam hal itu, kita harus belajar mengerti mengenai rasa cukup. Bukan terus tidak puas dan terus merasa kurang, tetapi mampu bersyukur atas apa yang kita miliki dengan rasa cukup. Dan itulah yang akan memberikan keuntungan besar bagi perjalanan hidup kita menuju keselamatan di ujung sana.</p>
<p>Kembali kepada 1 Timotius 6 di atas, selanjutnya kita diingatkan pula bahwa sebenarnay kita tidak membawa apapun ke dalam dunia, dan nanti kita tidak akan dapat membawa apa-apa ke luar. &#8220;Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.&#8221; (ay 7). Jadi buat apa semua itu kalau hanya bisa memberikan kenikmatan sesaat tetapi lalu menjauhkan kita dari kebahagiaan yang kekal? Tuhan Yesus pun mengatakan: &#8220;Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?&#8221; (Matius 16:26). Dalam surat Ibrani kembali kita diingatkan akan hal yang sama : &#8220;Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: &#8220;Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.&#8221; (Ibrani 13:5). Jika Tuhan sudah berjanji untuk tidak sekali-kali membiarkan atau meninggalkan kita, mengapa kita harus terus merasa tidak puas dan tidak nyaman dengan apa yang kita miliki hari ini? Alangkah baiknya jika kita mulai belajar untuk mampu mencukupkan diri dengan segala apa yang ada pada kita saat ini dan senantiasa mengucap syukur atasnya. Kita harus melatih diri agar bisa memiliki rasa cukup dan tidak terus merasa kekurangan, dan itu sesungguhnya akan memberi keuntungan besar yang sangat penting buat masa depan kita kelak setelah masa di dunia ini selesai. Dimana letak anda saat ini? Apakah masih terpengaruh oleh budaya konsumtif seperti yang dipercaya dunia sebagai yang terbaik atau anda termasuk orang yang selalu bersyukur di tengah keterbatasan atau cukup-cukupan saja? Sekali lagi, Tuhan tidak menginginkan anda menjadi orang-orang yang miskin dan menderita di dunia, tetapi apa yang Dia inginkan adalah agar kita menjadi orang-orang yang tahu terima kasih dan tahu bersyukur atas berkat-berkat yang telah Dia berikan kepada kita.</p>
<p>Berhentilah terus mengejar apa yang tidak kita miliki, mari fokus untuk bersyukur atas apa yang sudah ada pada kita saat ini</p>
<p>Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/693/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=693&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/27/konsumtif-vs-rasa-cukup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karunia Berpikir</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/karunia-berpikir/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/karunia-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 05:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2012/01/karunia-berpikir.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Karunia Berpikir Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 6; Matius 6; Kejadian 11-12 Dalam beberapa hal manusia tidak lebih unggul daripada binatang. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=691&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karunia Berpikir</p>
<p>Filipi 4:8<br />
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.</p>
<p>Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 6; Matius 6; Kejadian 11-12</p>
<p>Dalam beberapa hal manusia tidak lebih unggul daripada binatang. Saya telah menyaksikan pria-pria yang luar biasa kuatnya, tapi belum pernah ada manusia yang &#8220;sekuat lembu jantan&#8221;. Manusia mampu berlari 100 meter dalam waktu kurang dari 10 detik, tapi itu tidak ada artinya dibandingkan kecepatan lari seekor cheetah. Ada orang-orang yang sangat pandai untuk menentukan arah, meskipun begitu mereka tidak mampu menjelaskan bagaimana burung layang-layang yang bermigrasi selalu dapat kembali ke tempat yang sama setiap tahunnya.<span id="more-691"></span></p>
<p>Memang beberapa jenis binatang benar-benar pandai. Namun, tak satu pun dari mereka dapat berpikir seperti kita. Tak satu binatang pun dapat mengembangkan masyarakat yang menakjubkan, dengan segenap kemajuan di bidang medis dan teknologi.</p>
<p>Kemampuan unik manusia untuk berpikir memungkinkan mereka untuk berpikir tentang Allah dan kekekalan. Seorang penyair Amerika terkenal, Walt Whitman, merasa terganggu dengan hal itu. Ia mengaku sering kali merasa iri pada ternak yang merumput sepuasnya di padang rumput, sebab mereka tak pernah khawatir dan memikirkan hal-hal yang menyusahkan.</p>
<p>Sebagai orang kristiani, kita tahu bahwa kemampuan berpikir merupakan karunia Allah. Namun sayang, kita dapat menyalahgunakannya dengan cara mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang cabul, kotor, dan buruk. Itu sebabnya Paulus meminta kita untuk merenungkan semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, bijak, patut dipuji, dan sedap didengar (Filipi 4:8).</p>
<p>Tuhan, bantulah kami untuk mendisiplin pikiran &#8211; Herb Vander Lugt</p>
<p>Karakter yang saleh dibentuk oleh pikiran yang kudus.</p>
<p>Sumber: http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2012/01/karunia-berpikir.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=691&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/karunia-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/renungan-harian-hari-ini/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/renungan-harian-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 05:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[http://renungan-harian-kita.blogspot.com/]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=687</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=687&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=687&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/renungan-harian-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat pada Presiden RI</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/surat-pada-presiden-ri/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/surat-pada-presiden-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 04:46:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Bogor, 13.01.2012 Kepada YTH Dr. Susilo Bambang Yudhoyono &#8211; Presiden RI, di Jakarta Semoga surat elektronik ini menjumpai anda dalam keadaan sehat, dan tidak sedang dirundung resah dengan keadaan negeri ini, seperti saya sedang resah oleh karenanya. YTH Presiden RI, pekan-pekan ini negeri ini menyaksikan gejolak gerakan anarkhis yang tak terhitung jumlahnya di desa-desa dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=685&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor, 13.01.2012</p>
<p>Kepada YTH<br />
Dr. Susilo Bambang Yudhoyono &#8211; Presiden RI,<br />
di Jakarta</p>
<p>Semoga surat elektronik ini menjumpai anda dalam keadaan sehat, dan tidak sedang dirundung resah dengan keadaan negeri ini, seperti saya sedang resah oleh karenanya.</p>
<p>YTH Presiden RI, pekan-pekan ini negeri ini menyaksikan gejolak gerakan anarkhis yang tak terhitung jumlahnya di desa-desa dan aras bawah lapisan sosial negeri ini. Sekiranya anda dulu saat belajar di IPB sempat mempelajari ilmu-ilmu sosiologi pedesaan, maka anda akan segera paham bahwa akar persoalan itu sesungguhnya bukan kekerasan biasa. Gejolak ini berakar kuat pada krisis pedesaan di pelosok-pelosok negeri yang bertali-temali dengan krisis penguasaan sumber-sumber penghidupan (tanah, air, hutan, dsb). Sayangnya, waktu terlalu cepat dan anda tidak sempat berkenalan dengan sosiologi pedesaan. Dengan ini, hendak dikatakan bahwa krisis yang terjadi bukanlah krisis ekonomi biasa, tetapi krisis itu berkaitan erat dengan suasana kebatinan sosiologis rakyat Indonesia di pedesaan yang penghidupannya merasa terancam.</p>
<p>Krisis pedesaan itu sebenarnya bertali-temali dengan krisis kependudukan dan krisis ekologi yang menambah warna krisis pedesaan semakin kelam. Dalam suasana krisis yang kelam tersebut, rakyat menghadapi jalan buntu kemana mereka hendak memastikan jaminan hak-hak hidup mereka. Jalan buntu yang lebih membuat frustrasi adalah tak ada jalan kemana mereka mengadu, karena negara [dengan seluruh perangkatnya] menjadi terlalu asing bagi mereka. Negara menjadi asing karena negara lebih suka mendengar bukan suara orang-orang desa, melainkan suara lain dari pihak yang selama ini berseberangan dengan orang-orang desa (suara pemodal yang berselingkuh dengan para rent-seeker negeri ini).<span id="more-685"></span></p>
<p>YTH Presiden RI, bila rakyat menjadikan anarkhisme dan radikalisme sebagai habitus/cara-hidup (terlebih dibumbui dengan kekerasan dan perilaku kriminal) seperti yang mereka tunjukkan hari-hari ini pada laporan media TV-TV nasional, itu tentu bukanlah sifat orang-orang negeri ini yang sebenar-benarnya yang dikenal santun dan penuh harmoni. Kekerasan dan anarkhi juga bukan cita-cita moral para founding fathers kita tatkala mereka menyusun Pembukaan UUD 1945 yang masih kita junjung tinggi bersama.</p>
<p>Namun, kekerasan demi kekerasan yang mereka tunjukkan adalah sekedar reaksi atas kekerasan demi kekerasan yang menghampiri mereka setiap hari, yang telah dilakukan oleh pihak lain yang seharusnya justru melindungi mereka. Kekerasan oleh rakyat menjadi absah, karena negara mendahului melakukan kekerasan dan anarkhisme melalui keputusan-keputusan yang menekan orang-orang desa. Eksklusi yang menyebabkan eliminasi sumber-sumber penghidupan orang desa (betapapun lemahnya legitimasi mereka berada di suatu kawasan) tak pernah dicarikan solusi hukum yang memadai. Bahkan keputusan hukum semakin meminggirkan mereka. Sesungguhnya mereka (orang-orang desa itu) hanya ingin bisa hidup cukup, tak berlebihan.</p>
<p>YTH Presiden RI, kita boleh berbeda pendapat, tetapi saya memandang bahwa negara telah lebih dahulu melakukan kekerasan bergelombang dari waktu ke waktu yang sistemik dan sistematis melalui Undang-Undang sektoral yang banyak melukai hati anak-anak negeri ini [sebut saja UU investasi, UU Perkebunan, UU Minerba, UU sumberdaya air dsb] dan keputusaan-keputusan regulatif turunannya yang muaranya adalah pemberian legitimasi dan hak-hak khusus kepada sektor swasta (kapitalis) yang sudah lama dikenal sebagai pihak yang sering berseberangan dengan orang desa (petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kecil). Saya menyebut kekerasan negara yang dilegitimasi oleh UU (undang-undang) dan regulasi turunan (yang sering dihasilkan secara konspiratif-terselubung oleh para pihak kepentingan ekonomki-kapital) sebagai pemicu penting kekerasan oleh rakyat yang saat ini berlangsung di negeri ini.</p>
<p>YTH Presiden RI, mohon anda memahami pandangan saya bahwa sektor swasta-kapitalis (terutama skala raksasa dan trans-national corporation) sebagai &#8220;anak-emas&#8221; negeri ini telah juga lebih dahulu melakukan kekerasan dengan mengakumulasi material berlebihan dari tanah air akibat pengagungan etika-etika moral yang sebenarnya kurang cocok bagi negeri penuh harmoni ini. Moral ekonomi berintikan etika yang dibangun sektor kapitalis adalah maksimisasi profit, akumulasi modal, ekspansi usaha (tak peduli meminggirkan ekonomi rakyat kecil yang telah ada lebih dahulu ada ataupun menghancurkan lingkungan hidup) tanpa pandang bulu, pengagungan terhadap individualisme dan greediness. Keangkuhan serta ketamakan para kapitalis dalam menguasai sumberdaya alam dan merusakkan materi-materi yang ada di negeri ini (kehancuran hutan dan masyarakat di dalamnya oleh ekspansi modal adalah salah satu contohnya) adalah kekerasan yang nyata dan tidak terbantahkan.</p>
<p>YTH Presiden RI, dengan demikian saya menyebut situasi krisis di Indonesia tercinta yang terjadi hari-hari ini adalah KEKERASAN NEGARA, KEKERASAN KAPITALIS, dan KEKERASAN RAKYAT yang bersatu padu mewarnai peradaban negeri yang katanya dipenuhi oleh rasa kasih-sayang ini. Hulu dari segala kekerasan itu sebenarnya sangat sederhana, karena kekerasan-kekerasan itu adalah cara untuk mendapatkan sejumput kesempatan bertahan hidup di negeri ini, secara wajar. Namun kewajaran itu tak pernah tercapai, maka KEBERTAHANAN HIDUP HARUS DIREBUT DENGAN CARA KEKERASAN nan SADISTIS yang dilakukan baik oleh NEGARA, SWASTA maupun kini oleh RAKYAT. Sebuah situasi yang sangat mengenaskan bila hal ini terjadi di negeri ini.</p>
<p>YTH Presiden RI..marilah kita merenung, tidakkah situasi ini representasi sebuah PELURUHAN PERADABAN yang mengkhawatirkan bagi bumi-nusantara yang dikenal sangat beretika santun, penuh keadilan, dan tata-krama? Ataukah, anda melihat hal-hal ini sebagai kewajaran sehingga anda sekedar mengutus tim ini dan tim itu sekedar untuk &#8220;mengobati luka permukaan&#8221;? YTH Presiden RI, daku sangat berharap anda melakukan langkah konkrit mendasar dengan mengubah keadaan ini dari akar-akar persoalannya, bukan dari gejala yang tampak di permukaan saja. Daku sangat berharap anda menunjukkan keberpihakan kepada orang- orang desa dan rakyat kecil yang jumlahnya jauh lebih banyak dari segelintir pemodal di negeri ini.</p>
<p>YTH Presiden RI, sebagai anak-bangsa, daku mengajak anda berpikir dan bertindak lebih nyata dan lebih dalam lagi untuk menyikapi persoalan krisis bangsa ini. Sengaja kutulis surat elektronik ini dalam kalimat yang egaliter, bukan berarti daku tak menghormati anda. Daku menghormati anda sebagai presiden RI, karenanya kutulis surat ini kepada anda, bukan kepada yang lain, karena kutahu hanya Presiden RI yang bisa menangani ini semua. Surat elektronik ini kubuat dalam suasana kebatinan sebagai sesama anak bangsa yang memikirkan dan merasakan keresahan secara bersama-sama, dan prihatin kemana sebenarnya negeri ini akan dibawa.</p>
<p>Marilah kita berpikir lebih adil dan seimbang, mari kita ciptakan kedamaian dan suasana kebatinan yang menyejukkan seluruh komponen anak bangsa. Semoga anda diberkahi kekuatan untuk bertindak lebih jauh bagi negeri ini oleh Allah SWT..amien.</p>
<p>Salam negeri tercinta,</p>
<p>Arya Hadi Dharmawan<br />
Dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB<br />
Warga Negara RI &#8211; tinggal di Bogor Jawa Barat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/685/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=685&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/26/surat-pada-presiden-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Respon Presiden RI atas Percakapan Bersama PGI dan Pimpinan Agama di Papua</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/respon-presiden-ri-atas-percakapan-pgi-dan-pimpinan-agama-di-papua/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/respon-presiden-ri-atas-percakapan-pgi-dan-pimpinan-agama-di-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 09:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[1. menghargai keterbukaan dan penyampaian secara langsung dan tidak menutup-nutpi apa yang terjadi. hal-hal ini yang barangkali tidak dilihat oleh jakarta tetapi dirasakan oleh saudara-saudara; 2. Saya akan mencari solusi yang sungguh-sungguh menyelesaikan berbagai bidang. Empat hari lalu dalam sidang kabinet saya berkata: peran gereja dan pemimpin agama sangat sentral dan oleh karena itu wajib [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=673&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. menghargai keterbukaan dan penyampaian secara langsung dan tidak menutup-nutpi apa yang terjadi. hal-hal ini yang barangkali tidak dilihat oleh jakarta tetapi dirasakan oleh saudara-saudara;</p>
<p>2. Saya akan mencari solusi yang sungguh-sungguh menyelesaikan berbagai bidang. Empat hari lalu dalam sidang kabinet saya berkata: peran gereja dan pemimpin agama sangat sentral dan oleh karena itu wajib kita libatkan dalam proses mencari solusi di Papua.<span id="more-673"></span></p>
<p>3. Dalam sidang kabinet 2 bulan lalu kita melihat ada 2 cara pandang yang berbeda: mind set papua adalah Merdeka dan mind set pemerintah adalah: sentralisme. keduanya ini tidak akan pernah bertemu dan tak akan menyelesaikan. Namun ada kearifan: Jalan tengah, take and give. otsus dijalankan maka keadilan dan kebebasan akan didapatkan.</p>
<p>4. Untuk 3 tahun tersisa dalam periode saya, kita menempuh jalan tengah agar tidak ada lagi korban yang jatuh. Inilah solusi arif bagi Papua dan bagi Indonesia. maka harus dilihat dalam paket yang konprehensif berupa basic policy: 1) Kedaulatan RI, 2) Otonomi Khusus, 3) Percepatan dan Perluasan Pembangunan, 4) Affirmatif Action dan 5) Penindakan atas pelanggaran hukum dan HAM. Ini yang harus kita rumuskan dan jalankan bersama.</p>
<p>5. Mind Set Jakarta dengan pendekatan militer harus kita lawan, dan saya minta OPM dengan gerakan bersenjata juga dihentikan. kalau keduanya dilepas (mind set merdeka dan mind set Jakarta) maka ada ruang buat dialog. Oleh Karena itu, dua hal mendasar harus kita lakukan: 1) Hentikan Operasi OPM dan 2) Hentikan Operasi Militer. Hanya dengan demikian ketentraman masyarakat Papua dapat kita ciptakan dan dengan demikian kita bisa menyempurnakan Otsus, yang pada giliranya akan ada jalan baru.</p>
<p>Mari kita endapkan dulu hasil percakapan hari ini dan akan ada percakapan lanjutan yang lebih panjang dan detail.</p>
<p>Saya sudah mewarisi kenyataan 2 prodinsi sebagai Presiden ini harus saya tanggungjawabi. Yang perlu kita pikirkan sekarang bagaimana agar hal ini tidak jadi gangguan.<br />
Tentang pemekaran wilayah, saya mendukung moratorium pemekaran, namun proses-proses politik di DPR dan DPD dan demo-demo didepan istana tidak selalu dapat menerima tapi kita akan selektif.<br />
6) tentang Operasi di Paniai, akan ada penindakan kalau ada pelanggaran HAM;</p>
<p>7) Stigma separatisme akan sirna jika ditemukan solusi bersama yang baik. Solusi permanen akan menghilangkan batas-batas separatisme. OPM juga akan diterima dalam komunitas politik. Stigmatisasi bukan kebijakan saya, dan olehnya harus kita hilangkan.</p>
<p>8) mengenai UP4B: ini memiliki itikad baik. Kalau menimbulkan missunderstanding, nanti kita ketemu dulu dan duduk bersama membicarakan agar tidak ada kecurigaan baru;</p>
<p>9) Tentang Pluralisme dan soal kebebasan beragama. Apa yang terjadi sekarang itu bukanlah sebuah policy (kebijakan) Saya cinta Pluralisme, bebas sesuai dengan Konstitusi (UUD 45). Terkait GKI Yasmin: Putusan hukum yang sudah final tidak boleh diabaikan. Kalau ada masalah dalam menjalankannya, selesaikan. saya sudah minta menteri menyelesaikan, kalau tidak saya akan turun tangan langsung.</p>
<p>10) Mengenai NII kita tegas dan keras. Ormas keagamaan yang tidak cinta bendera dan lagu Indonesia Raya, malah tunduk pada idiologi global, tidak mendapat tempat.</p>
<p>11) Kita membutuhkan Komisi bersama dari unsur pemerintah dan unsur gereja untuk mengawasi dan menghentikan kekerasan;</p>
<p>12) Tentang Pengadilan di Papua, saya minta MENHUKHAM untuk merevieuwnya.</p>
<p>Tambahan:<br />
1) UP4B baru akan jalan setelah ada percakapan yang lebih konfrehensif dan representatif;</p>
<p>2) Mesti ada afirmation Action untuk jabatan-jabatan pendidikan dan ekonomi;</p>
<p>3) Hentikan Operasi keamanan. Yang beroperasi hanya satuan-satuan organik, demikian juga dari yang berseberangan agar dihentikan dan kita bangun komunikasi.</p>
<p>3) Diharapkan akan ada pertemuan lanjutan pertengahan Januari 2012. Sumber: Notulensi: Pdt.Gomar Gultom.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/673/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=673&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/respon-presiden-ri-atas-percakapan-pgi-dan-pimpinan-agama-di-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Pimpinan Agama Papua Bersama Presiden RI</title>
		<link>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/pertemuan-pimpinan-agama-papua-bersama-presiden-ri/</link>
		<comments>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/pertemuan-pimpinan-agama-papua-bersama-presiden-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 08:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gkiiwilayahpapua</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/?p=670</guid>
		<description><![CDATA[Mereka antara lain Pdt Jemima Krey M. (ketua Gereja Kristen Injili di Papua atau Gereja Kristen Injili di Tanah Papua), Rev Benny Giay (Ketua Gereja Kingmi di Tanah Papua) , Pendeta Socratez Sofyan Yoman (Ketua Aliansi Gereja-gereja Baptis di Papua atau Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua) dan Pendeta Martin Luther Wanma (ketua Alkitab Kristen Indonesia Gereja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=670&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mereka antara lain Pdt Jemima Krey M. (ketua Gereja Kristen Injili di Papua atau Gereja Kristen Injili di Tanah Papua), Rev Benny Giay (Ketua Gereja Kingmi di Tanah Papua) , Pendeta Socratez Sofyan Yoman (Ketua Aliansi Gereja-gereja Baptis di Papua atau Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua) dan Pendeta Martin Luther Wanma (ketua Alkitab Kristen Indonesia Gereja atau Gereja Kristen Alkitab Indonesia). Frederika Korain, manusia Papua aktivis hak-hak dan seorang mahasiswa Universitas Nasional Australia, juga bergabung mendelegasikan.<span id="more-670"></span></p>
<p>Pertemuan ini diprakarsai oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) yang anggota dewan juga mengambil bagian dalam pertemuan itu: Rev Andreas Yewangoe (Ketua), Gomar Gultom Rev (sekretaris umum) dan Pdt Phil Erari (wakil ketua).</p>
<p>Para pemimpin gereja menyerahkan surat tujuh halaman kepada Presiden Yudhoyono, meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan dialog dengan rakyat Papua. Mereka juga meminta Presiden Yudhoyono menghentikan Operasi Matoa di Paniai, Papua, yang telah menyebabkan 14 orang tewas dan beberapa desa dibakar pada 12 Desember.</p>
<p>Rekomendasi lainnya termasuk mengambil tentara non-organik dari Papua, melepaskan tahanan politik Papua dan membatalkan Peraturan Pemerintah Nomor 77/2007 yang melarang bendera Bintang Kejora.</p>
<p>Mereka juga menyatakan bahwa Otonomi Khusus 2001 di Papua telah gagal. Mereka mempertanyakan pembentukan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) tanpa partisipasi dari orang Papua, menyebut langkah tersebut &#8220;demokrasi non.&#8221;</p>
<p>Benny Giay mengatakan Sabtu bahwa pertemuan itu berlangsung selama lebih dari dua jam. &#8220;Ini benar-benar menyakiti saya ketika mengetahui anggota gereja kami diserang, desa-desa mereka dibakar, sementara kita di sini di Jakarta.&#8221;</p>
<p>Giay berasal dari Onago desa di Danau Tigi di Paniai, dekat Edadu, di mana militer dan polisi Indonesia telah menyelenggarakan operasi militer bersama sejak 13 Desember.</p>
<p>Mereka juga mengatakan kepada Presiden Yudhoyono bahwa kebanyakan orang Papua asli telah menderita dari pemerintahan Indonesia sejak Indonesia mengambil alih Nugini pada tahun 1962. Kekerasan menciptakan banyak penderitaan pada rakyat. Mereka mengatakan kebanyakan orang Papua berkeinginan harus dipisahkan dari Indonesia.</p>
<p>Di depan tamu-tamunya, Yudhoyono langsung meminta kepala polisi Jenderal Indonesia Timur Pradopo untuk menghentikan Operasi Matoa. Dia juga menyebutkan bahwa Presiden AS Barack Obama dan Menlu Hillary Clinton telah mengangkat masalah pelanggaran hak asasi manusia di Papua.</p>
<p>Yudhoyono menyambut dialog semacam tetapi ia mengingatkan tamu bahwa sebagai presiden ia harus menjaga integritas wilayah Indonesia. Dia berjanji untuk menegakkan hukum di Papua dan untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia. Yudhoyono berjanji untuk melakukan dialog lain dengan empat Pendeta pada minggu ketiga bulan Januari.</p>
<p>Pertemuan dimulai pada pukul 09:00 dan berakhir pukul 11:30 di perpustakaan pribadi Yudhoyono. Gomar Gultom menyelenggarakan konferensi pers di kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Sabtu pagi.</p>
<p>Kedua Yoman dan Giay berada di bawah daftar menonton militer Indonesia. Sebuah dokumen militer Indonesia bocor pada bulan Agustus 2011 mengungkapkan bahwa agen Kopassus memantau Giay dan Yoman.</p>
<p>Giay mengatakan kepada saya bahwa Yudhoyono terkejut ketika melihat foto seorang aktivis Papua Wayan sekarat Wayeni pada surat itu. Mereka mengatakan bahwa Imam Setiawan, petugas polisi Indonesia yang memimpin serangan terhadap Yawan Wayeni di Pulau Serui, pada Agustus 2009, kemudian dipromosikan menjadi kepala polisi Jayapura. Dalam posisi barunya, Setiawan digunakan kekuatan berlebihan saat menindak Kongres Papua pada Oktober 2011 dan menangkap sekitar 300 orang Papua. Tapi Setiawan mendapat promosi lain meskipun ada peringatan tertulis untuk perilaku kasar itu. Dia sekarang wakil direktur lalu lintas di Papua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gkiiwilayahpapua.wordpress.com/670/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gkiiwilayahpapua.wordpress.com&amp;blog=3497279&amp;post=670&amp;subd=gkiiwilayahpapua&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gkiiwilayahpapua.wordpress.com/2012/01/12/pertemuan-pimpinan-agama-papua-bersama-presiden-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34fe402a528ee4996644afe9c90e83db?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gkiiwilayahpapua</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
